Contoh Pantun Penutup Presentasi Supaya Pemaparanmu Seru dan Gak Ngebosanin!

Ketika menyampaikan materi, ada banyak hal yang mesti dipersiapkan selain materi. Salah satunya adalah pantun penutup presentasi Mengapa?

pantun penutup presentasi

Presentasi merupakan sebuah aktivitas, di mana kita meski berbicara di depan banyak orang. Dalam rangka membahas atau menyampaikan sebuah informasi, sebuah permasalahan, data, opini, atau yang lainnya. Baik itu yang sifatnya hanya sekedar informative ataupun persuasive. Dan kegiatan ini merupakan kegiatan yang sering kali ditemukan di dunia pendidikan. 

Baik itu dalam tingkat sekolah ataupun universitas. Dan dalam dunia pendidikan, kata presentasi lebih sering diartikan sebagai penyampaian laporan atau materi yang sudah dikerjakan oleh para siswa. Di mana, tugas ini telah diberikan dosen atau guru beberapa hari sebelumnya. 

Ketika menyampaikan materi, ada banyak hal yang mesti dipersiapkan selain materi. Salah satunya adalah pantun penutup presentasi. Mengapa? Hal ini agar para pendengar menjadi lebih bersemangat. Karena bagaimanapun, pantun memang cukup ampuh dalam melawan rasa kantuk atau yang lainnya. 

Bahkan, akan lebih baik jika Anda menyiapkan pantun bukan hanya untuk penutupan saja. Tapi juga pantun di tengah-tengah presentasi. Dalam kesempatan ini, kami hanya akan membahas contoh pantun penutup presentasi yang mungkin bisa Anda contoh, Anda gunakan, atau bahkan dimodifikasi dengan menggunakan diksi yang menurut Anda tepat.

Pantun Penutup Presentasi

Tahukah Anda, bahwa presentasi yang ditutup dengan pantun akan memberikan kesan tersendiri bagi setiap pendengar atau audience. Itulah mengapa Anda perlu melakukannya. Daripada bingung membuat pantun penutup presentasi, berikut kami sajikan contoh pantun penutup presentasinya.

Berbaris kita di depan rumah
Mentari datang dan akan terbenam,
Sekian saya lelah
Akhir kata ucapkan salam

Bapak gubernur ke pedesaan
Bawa baju sampai ke lemari
Hanya itu yang dapat saya haturkan
Karena saya mulai lelah  berdiri.

Sungguh enak buah pepaya
Tapi jangan diminum dengan gelas
Cukup sekian tampilan saya
Karena materinya sudah habis

Malam-malam terkena kantuk
Kantuk datang setelah beli tali
Kulihat teman-teman sudah mulai ngantuk
Tenang, presentasinya sudah usai

Jalan-jalan bertemu buya
buya berjalan dengan kasih
Cukuplah sekian presentasi saya
Saya ucapkan, banyak terima kasih.

Pulau Irian sangat elok dan bersih
Roti mengembang karena ragi
Cukup sekian terimakasih
Moga nanti bertemu lagi

Bunga mekar di pekarangan
Sawah luas di sekitaran rumah
Terimakasih untuk kalian
Karena sudah memperhatikan dan cukup ramah

Bentar lagi musim nikahan
Yang jomblo janganlah baper
Terima kasih dan sekian
Wassalamualaikum, jadi laper

Jalan-jalan ke Pak Kadir
Dari pagi sampai ke petang
Kami berterima kasih sudah hadir
Semoga jumpa di kesempatan mendatang

Buat apa jadi kerang
Hidup hampa tak berlutut
Ingin hati presentasi lantang
Apa daya masih takut

Ramai sekali hari raya
Sangat segar dengan leci
Salam penutup dari saya
Kapan-kapan semoga berjumpa lagi

Jalan-jalan ke rumah rini
Tidak lupa membawa amplop
Sekian presentasi kami
Semoga berkesan dan memberi aura positif

Hari Rabu ke Sibaruang
Menumis sayur keasinan
Mohon maaf karena ada yang kurang
Karena saya mulai kelelahan

Malam Kamis main catur
Duduk dengan si pak Gubernur
Mohon maaf jika ada salah tutur
Presentasi ini agak ngelantur

Hari Jumat beli jala
Memasang bendera agar indah
Sekian presentasi dari saya
Semoga kita mendapat berkah

Makan rambutan dengan ketan
Ketan dibeli oleh Kak Intan
Sampai jumpa lagi di hari lain
Semoga kita memperoleh keberkahan

Kesimpulan

Pantun Penutup Presentasi ini sudah cukup untuk membuat pemaparan yang kamu lakukan di dalam kelas maupun di kegiatan lainnya menjadi seru dan tidak membosankan. Supaya lebih kreatif pantun penutup presentasi diatas dapat kamu ubah tergantung dengan kondisi dan situasi. Demikian, semoga membantu.

Post a Comment