(Review) Novel Janji oleh Tere Liye

Novel Janji mungkin adalah novel Tere Liye yang kesekian yang menceritakan petualangan anak-anak remaja. Sebelumnya Tere liye telah menerbitkan novel
review novel janji

Tere Liye tentu masuk dalam daftar penulis-penulis aktif Indonesia yang terus menerbitkan karyanya. Termasuk Novel Janji yang barusan rilis (versi edited) pada Juli 2021. Buku ini terbit 1 bulan yang lalu dan kali ini saya berkesempatan untuk menuliskan review novel ini.

Informasi Buku

Judul : Janji
Penulis : Tere Liye 
Editor : AR 
Penerbit : PT Sabak Grip Nusantara
ISBN : 978-623-97262-01
Halaman : 488

Sinopsis Novel Janji (versi edited)

Kita semua adalah pengembara di dunia ini. ada yang kaya, pun ada yang miskin. Ada yang terkenal, ternama, berkuasa, juga ada yang bukan siapa-siapa, ada yang seolah-olah bisa membeli apapun, melakukan apapun yang ia mau, hebat sekali. Ada yang bahkan bingung besok harus makan apa.

Tapi sesungguhnya dimanakah kebahagiaan itu hinggap? di manakah hakikat kehidupan itu tersembunyi? Apakah seperti yang kita lihat dari luar saja?

Inilah kisah tentang Janji.

Kita semua adalah pengembara di dunia ini. Dari hari ke hari. Dari satu tempat ke tempat yang lain. Dari satu kejadian ke kejadian yang lain. 

Novel Janji mungkin adalah novel Tere Liye yang kesekian yang menceritakan petualangan anak-anak remaja. Sebelumnya Tere liye telah menerbitkan novel series Bumi, Bulan, Matahari dan lain-lain yang berfokus pada petualangan Raib, Seli dan Ali yang jumlah seriesnya sampai 11 Novel. Belum lagi serial anak mamak yang berjumlah 7 series. Kali ini Novel Janji yang baru rilis ini juga berkisah tentang petualangan penuh hikmah 3 remaja yang menjalankan tugas dari gurunya di pesantren. 

Namun latar belakang cerita yang menjadi perbedaan mencolok antara novel Janji dengan novel 'Remaja' Tere Liye yang lain. Cerita dalam Novel Janji banyak mengalur mundur ke belakang yakni tahun 1979 ke bawah. Selain itu latar tempat pesantren membuat saya teringat Novel Rindu yang kental dengan nuansa agamis. Atau juga Novel Tentang Kamu karena tokoh utamanya Sri Ningsih yang juga pernah bersekolah di pondok pesantren. 

Pondok pesantren memang dikenal sebagai tempat anak-anak yang sholeh dan baik, namun Tere Liye membuat cerita dalam Novel Janji ini dilakoni oleh 3 sekawan yang terkenal nakalnya. Sisi positifnya pembaca dapat menikmati Character Development ketiga karakter ini. Itulah sebenarnya inti dari novel ini dan hubungannya dengan alur mundur cerita pada tahun 1979.  

Perkenalkan ketiga karakter utama dari Novel Janji yaitu Hasan, Baso dan Kahar. Hasan si cerdas yang tinggi kurus, tapi sering berkelahi dengan santri lain. Baso si ceplas ceplos yang tidak peka situasi dan Kahar yang paling kuat diantara mereka bertiga. Karena kesibukan orang tua mereka juga karena ketidaksanggupan untuk mendidik anak, ketiganya dititipkan di Pondok Pesantren. 

Sekolah di Pesantren bukan karena keinginan mereka sendiri, menjadi alasan tambahan mengapa Hasan, Baso dan Kaharuddin begitu nakal di Pondok Pesantren. Dengan melangar aturan pondok, Ketiganya berharap dikeluarkan oleh Buya dari pondok pesantren.

Rekor tertinggi kenakalan mereka adalah saat rombongan 'tamu agung' (presiden-) berkunjung ke Pesantren untuk melakukan kunjungan (kampanye-). Hasan, Baso dan Kahar menyelinap ke dapur dan memasukkan garam ke minuman rombongan presiden. Walaupun kenakalan mereka berjalan mulus dan tidak diketahui oleh siapapun, namun sayangnya ada orang yang tau perbuatan mereka yaitu Buya sendiri.

Buya tentu marah dan ingin menghukum mereka, tapi apakah ketiganya akan dikeluarkan? Itulah beda sistem pendidikan pondok pesantren dengan sekolah lain. Pondok pesantren tidak akan mengeluarkan santrinya hanya karena nakal dan tidak bisa diatur. Karena Pondok Pesantren sendiri adalah tempat dimana para pendidiknya bertekad akan merubah karakter santrinya menjadi berakhlak. Itulah yang diipercaya oleh Buya yang sejak pertama kali pondok tersebut didirikan oleh ayahnya tidak pernah ada santri yang dikeluarkan, kecuali satu orang

Siapakah satu orang tersebut? kenakalan seperti apa yang membuat pendiri pondok yang sudah bertekad tidak akan mengeluarkan santrinya yang tidak bisa dididik namun memebuat keputusan untuk mengeluarkan orang tersebut? Inilah yang menjadi hukuman bagi Hasan, Baso dan Kahar. Bagi buya kenakalan mereka tidak ada apa-apanya dibanding 'orang itu' dan buya ingin mereka bertiga mencarinya agar mereka belajar dan mau merenungi kenakalan mereka. 

Orang itu adalah Bahar, karakter yang menjadi bahasan utama dalam cerita ini. Berandalan dan pemabuk yang banyak berbuat kejahatan namun mendapat kemuliaan karena amalannya. Tugas dan hukuman Hasan, Baso dan Kahar adalah mencari Bahar yang sejak tahun 1979 dikeluarkan dari pondok. Kisah petualangan mereka bertiga bermula dari hukuman ini. 

Kesimpulan Review Novel Janji 

Novel Janji yang ditulis Tere Liye aka Bang Darwis kali ini memberikan saya pengalaman membaca yang berbeda namun tetap nikmat. Jalur cerita yang maju-mundur ditambah kerangka cerita yang dibuat sangat unik sehingga membuat pembaca terus penasaran dengan apa yang akan ditemui selanjutnya jika membaca lembar selanjutnya. 
Belum lagi jika ditambah dengan hikmah dan pesan yang ingin disampaikan penulis lewat kisah bahar serta apa yang dialami oleh tiga sekawanan, Hasan, Kaharudin dan Baso. Buku ini banyak menggambarkan bagaimana kehidupan geng penguasa kota, kelamnya kehidupan penjara serta sedikit bersinggungan dengan tragedi kerusuhan Mei 1998. 

Jika ditanya seberapa direkomendasikan membaca Novel Janji? saya akan menjawab sangat direkomendasikan untuk dibaca. Namun seperti kata pepatah tidak ada gading yang tidak retak. Ada saja pembaca yang mungkin tidak puas dengan akhir cerita. Mungkin terkesan terlalu dini untuk diakhiri(?), namun itu semua hak penulis yang menentukan. 

Saya merasakan feeling yang campur aduk saat membaca setiap babak-babak kehidupan bahar, apa yang dialami oleh Kaharudin, Hasan dan Baso dalam pencarian mereka. Otak saya berpikir bagaimana menggambarkan setiap pesan moral yang hendak disampaikan yang kebanyakan sangat relate dengan kehidupan sosial sekarang. Tentang memperdulikan tetangga, kejujuran, menolong yang teraniaya dan bersedekah dan banyak lagi lainnya. 

Fasliah.id

Post a Comment