window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'UA-144367713-3'); Review Novel : Bumi Manusia - Fasliah.id

Wednesday, April 1, 2020

Review Novel : Bumi Manusia


Bumi Manusia – Siapa yang tidak mengenal novel Bumi Manusia? Sepertinya novel yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi anda. Novel Bumi Manusia sukses menarik perhatian banyak orang untuk membacanya karena di dalamnya memiliki kisah cerita yang sangat menarik. Siapa saja yang membaca novel Bumi Manusia ini pasti akan terkesan dan tertarik ingin terus membacanya.

Novel ini ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer yang merupakan salah satu pengarang atau penulis terkenal di Indonesia. Karya yang dihasilkan beliau bukan Novel ini saja, Pramoedya Ananta Toer berhasil menghasilkan lebih dari 50 karya berupa buku. Bahkan beberapa karya yang dibuatnya telah diterjemahkan dalam Bahasa Asing.  Karya Pramoedya Ananta Toer sangat populer di tanah air maupun dunia internasional.

Buku Bumi Manusia diterbitkan oleh Lentera Dipantara, dimana buku yang satu ini memiliki ketebalan hingga 533 halaman. Membaca buku yang satu ini pastinya akan memberi mu banyak manfaat setelah membacanya. Buku ini sangat berbobot untuk dibaca, seakan-akan memberikan pesan kepada pembaca bahwasannya anda dapat melakukan aktivitas sehari-hari sesuai dengan cerita yang disampaikan melalui Bumi Manusia.

Bukan itu saja, buku Bumi Manusia ini juga sangat cocok dibaca oleh semua kalangan, baik itu kalangan usia muda maupun tua. Hal ini dikarenakan terdapat unsur romance yang sangat sesuai dengan kawula muda yang sedang masa-masanya jatuh cinta. Anda yang sedang mencari buku untuk dibaca, novel ini akan sangat cocok untuk dipilih.

Sinopsis Novel Bumi Manusia


Novel Bumi Manusia ini menceritakan kehidupan Minke yang, seorang pribumi ningrat Jawa. Minke menempuh pendidikan di HBS Surabaya yang merupakan sekolah ternama yang ada di Nusantara pada saat itu. Minke berkunjung ke rumah Tuan Mellema dan Nyai Ontosoroh setelah diajak oleh temannya sendiri.

Saat sesampai disana, terlihatlah sosok wanita cantik yang merupakan anak dari Tuan Mallema dan Nyai Ontosoroh. Singkat cerita wanita tersebut menjadi kekasih Minke setelah keduanya saling mengenal dan merasakan jatuh cinta satu sama lain. Novel Buku Manusia ini memiliki kisah seperti pada jaman dahulu pada masa kolonial Belanda. Unsur romance yang ada di dalamnya dibuat terlihat lebih elegan.

Akan tetapi, novel Bumi Manusia ini memiliki gaya bahasa yang cukup berat, sehingga akan sulit dipahami oleh orang-orang yang masih awam dengan bahasa. Namun apabila anda paham apa yang hendak disampaikan penulis melalui penuturan bahasanya, anda akan terbawa dengan kondisi cerita yang disampaikan pada Novel Bumi Manusia ini. Gaya bahasanya yang berkelas atas menjadikan banyak orang tertarik untuk membacanya.

Minke Sebagai Tokoh Utama


Dalam cerita ini dikisahkan Minke sebagai Main Character pada novel Bumi Manusia. Tokoh yang satu ini diambil dari kisah hidup seorang tokoh Nasional bernama Raden Mas Djokomono Tirto ardi Soerjo. Minke adalah sosok pemuda yang melakukan pemberontakan kepada kolonial Belanda melalui tulisan-tulisannya. Minke merupakan siswa dari sekolah HBS, ia juga merupakan seorang anak Bupati di Jawa.

Kesusahan yang dialami Tanah Air akibat penjajahan kolonialisme menjadikan Minke tidak terima akan hal itu. Minke selalu berusaha memberontak mengenai  hal apapun yang dilakukan oleh para kolonial. Disisi lain, sikap pemberontakan juga dilakukannya kepada warisan nenek moyangnya, warisan tersebut sikap feodalisme. Minke sangat menentang sikap feodalisme

Minke termasuk sebagai salah satu murid yang cerdas dan juga berprestasi, setelah lulus dari HBS, Minke melanjutkan pendidikannya di STOVIA. Sekolah kedokteran yang ada di Jakarta. Berada di sekolah ternama pada saat masa penjajahan, membuat Minke tau banyak hal. Akan tetapi, pendidikan Minke di sekolah kedokteran tersebut tidak bertahan lama setelah ia dikeluarkan.

Dalam cerita novel Bumi Manusia ini Minke bertemu banyak sosok yang memiliki pengaruh besar terhadap dirinya. Salah satunya adalah temannya sendiri yaitu Robert Suurhof dan Jean Marais. Kedua sahabatnya ini memberikan pengaruh besar dalam menjalani pendidikan yang ditempuhnya.

Disisi lain, terdapat juga sosok yang menjadi kekasihnya. kisah cinta antara Minke dengan seorang wanita cantik bernama Annelise benar-benar dikisahkan elegan khas kisah cinta para bangsawan tempo dulu. Wanita cantik tersebut merupakan salah satu anak dari Nyai Antosoroh. Keduanya lama kelamaan akhirnya jatuh cinta setelah sekian lama tidak berjumpa.



Diterjemahkan Hingga 33 Bahasa


Salah satu hal yang sangat menarik dari novel Bumi Manusia ini adalah si penulis yang membuatnya begitu menyenangkan untuk dibaca banyak orang. Tidak hanya untuk dibaca oleh masyarakat Indonesia saja, melainkan ditujukan untuk seluruh kalangan di dunia. Hal ini dibuktikan setelah karyanya sukses melejit hingga ke seluruh mancanegara.

Novel Bumi Manusia ini telah diterjemahkan hingga 33 bahasa. Itu artinya, pembaca yang membaca novel ini bukan orang Indonesia saja, banyak orang luar yang tertarik untuk membaca novel tersebut. Kisah menarik yang ada dalam cerita ini benar-benar membuat orang-orang terkagum setelah membacanya.

Tetralogi yang ada di dalam cerita ini benar-benar fenomenal. Kisah romance yang ada di dalam cerita ini benar-benar membuat banyak orang baper. Minke menjadi salah satu tokoh yang berperan penting dalam cerita tersebut, dimana dirinya ingin keluar dari kungkungan feodalisme para leluhurnya.

Selain itu, Minke yang menjadi salah satu pemberontak terhadap kolonial Belanda ini menjadikan kesan novel semakin menarik. Melihat itu, banyak pujian yang diberikan oleh orang-orang dari berbagai negara setelah membaca novel Bumi Manusia yang satu ini. Diterjemahkan hingga 33 bahasa asing benar-benar menjadikan salah satu Novel terbaik yang pernah ada. Siapapun pastinya akan tertarik untuk membaca novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.


Pendalaman Karakter Yang Jelas


Buku Bumi Manusia dibuat dengan sangat baik oleh penulisnya. Beragam tokoh yang ada di dalamnya dibuat sangat jelas dalam setiap penjiwaannya. Percakapan antara satu sama lain juga tertata dengan rapi. Pembaca dibuat mudah memahami setiap karakter yang ada di dalam buku Bumi Manusia tersebut.

Tokoh yang ada di dalam cerita ini juga dapat diketahui dengan jelas latar belakangnya. Biasanya setiap novel hanya mengutamakan tokoh utamanya saja yang menjadi kunci dari sebuah novel. Namun berbeda dengan novel yang satu ini, semua tokoh yang ada di dalamnya dibuat secara rinci mengenai sifat, perwatakan, cara berpikir, dan hal-hal lainnya. Semuanya dijelaskan secara rinci dan tidak berlebihan..

Tidak Membosankan


Banyak karya novel yang membuat bosan para pembaca dengan kisah yang tidak menarik. Novel memiliki konflik cerita yang sangat rumit, apabila di dalamnya tidak dibuat semenarik mungkin, tentu sebagai penulis, buku tersebut akan dianggap gagal. .

Seperti halnya yang dikisahkan dalam cerita Bumi Manusia ini, bukan hanya menyajikan kisah yang menarik, pembaca juga dibuat menjadi lebih cerdas bila membaca novel Bumi Manusia. Semua kata-kata yang ada di dalamnya benar-benar sangat positif dan sangat baik untuk di cerna oleh siapa saja. Pastinya anda tidak akan menyesal apabila membaca novel yang satu ini!

Salam hangat!
Fasliah.id

Share with your friends